Siap-siap, Asing Bakal Bisa Kuasai 100% Kepemilikan Fasilitas Pelabuhan!

Siap-siap, Asing Bakal Bisa Kuasai 100% Kepemilikan Fasilitas Pelabuhan!

JAKARTA -

Pemerintah mengkaji liberalisasi penyediaan fasilitas pelabuhan, seperti dermaga, gedung, penundaan kapal terminal peti kemas, terminal curah cair, terminal curah kering dan terminal roro.

Pengkajian itu tertuang dalam surat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tentang Usulan Rencana Perubahan DNI Perpres Nomor 44 Tahun 2016 tertanggal 26 September 2018, yang ditujukan kepada sejumlah kementerian/lembaga.

Surat itu sebagai tindak lanjut dari kesepakatan rapat pembahasan review Daftar Negatif Investasi (DNI) yang dihadiri wakil dari K/L pada 25 September 2018 atas rangkuman usulan revisi DNI yang disampaikan Kepala BKPM melalui surat No. 104/A.1/2018 pada 28 Februari 2018.

“Dengan memperhatikan UU No. 25 Tahun 2007 dan Perpres No. 76 Tahun 2007 serta arahan Menko Bidang Perekonomian bersama ini kami sampaikan rekapitulasi pokok-pokok usulan perubahan Perpres No. 44 Tahun 2016 dimaksud,” tulis surat yang diperoleh Translogtoday, Selasa (9/10).

Dalam lampiran surat itu, revisi DNI diusulkan untuk beberapa sektor. Khusus di sektor perhubungan, BKPM mengusulkan pelonggaran investasi asing di tiga bidang usaha, termasuk penyediaan fasilitas pelabuhan, seperti dermaga, gedung, penundaan kapal terminal peti kemas, terminal curah cair, terminal curah kering, dan terminal roro.

Selama ini, investais di bidang itu harus memenuhi persyaratan yakni penanaman modal asing maksimal 49% dan izin khusus dari Kementerian Perhubungan terkait dengan persyaratan modal minimum.

BKPM mengusulkan agar implementasi kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk bandara dan pelabuhan sehingga dapat membentuk konsorsium 100% swasta. Selain itu, tidak diperlukan lagi izin khusus tetapi cukup izin usaha. 

Alasannya, seperti tertulis dalam surat itu, kepemilikan asing di sektor infrastruktur, khususnya pelabuhan dan bandara, dimungkinkan untuk menggunakan mekanisme KPBU. Dengan demikian, pelabuhan dan bandara dapat melakukan konsorsium dengan kepemilikan 100% asing. (hlz/hlz)

http://translogtoday.com/2018/10/11/siap-siap-asing-bakal-bisa-kuasai-100-kepemilikan-fasilitas-pelabuhan

Share this Post: