• MyPassion

ALFI : Pengumumam Bea Cukai soal SKA Tak Bermanfaat bagi Jalur Merah & Kuning

07 May,2018

*Adil Karim, Sekum DPW ALFI DKI Jakarta

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai  pengumuman Bea dan Cukai (BC) soal penyerahan Surat Keterangan Asal/SKA (Certificate Of Origin/COO) barang tak ada manfaatnya bagi PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan) yang menangani barang impor berdasar perjanjian internasional, khususnya jalur merah dan kuning.

"Pengumuman tersebut hanya bermanfaat bagi jalur hijau," kata Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ALFI DKI Jakarta, Adil Karim dalam percakapan dengan Indonesia Shipping Gazette (ISG), Minggu (6/5/2018).

Sebelumnya Direktorat Jenderal Bea Cukai mengumumkan dokumen SKA/COO dapat diserahkan langsung berikut invoice, packing list dan  B/L tanpa harus menunggu dokumen pelengkap lainnya seperti lartas (barang yang dilarang  dan/atau terbatas).

Adil menjelaskan  pengumuman BC tersebut hanya bermanfaat bagi jalur hijau. Karena jalur hijau  tidak perlu menyerahkan dokumen kalau tidak ada permintaan dari BC.

Sementara untuk jalur kuning harus periksa dokumen lengkap, apalagi jalur merah periksa dokumen dan fisik barang. 

"Masa dua kali serahkan dokumen. Pertama SKA, invoice, pakcking list dan B/L, kemudian serahkan lagi dokumen lain gak logis," tutur Adil.

Dia mengimbau PPJK jangan ambil risiko. " Yang paling aman submit PIB setelah semua dokumen lengkap," tuturnya. Berikut ini wawancara ISG dengan Kepala KPU BC Tanjung Priok, Dwi Teguh Wibowo melalui WA, Minggu (6/5/2018).

ISG:  Pak mohon penjelasan soal pengumuman  penyerahan dokumen COO cukup dilengkapi invoice, packing list dan B/L tanpa harus menunggu  dokumen pelengkap  lain,  apa berlaku untuk semua jalur termasuk jalur kuning dan merah?

Dwi Teguh: Ketentuan SKA sesuai PMK 229/2017  berlaku untuk seluruh jalur baik MITA/AEO , jalur hijau, kuning dan merah.

ISG: Mohon penegasan pak. Jadi yang jalur kuning/ merah tidak perlu menunggu dokumen pelengkap sudah  bisa diserahkan ke BC? 

Dwi Teguh: Benar Pak , tetapi ini hanya terkait ketentuaan penyerahan COO saja. Sedangkan penyerahan hardcopy yang lain jika diwajibkan tetap harus diserahkan. Ini di maksudkan agar jangan sampai pengguna jasa salah. Kalau COO sudah siap sementara dokumen lain seperti lartas belum, dapat diserahkan lebih dahulu COO dan kelengkapannya.

ISG: Kalau COO sudah diserahkan tepat waktu sementara dokumen  lain belum (jalur kuning/merah) apakah tidak kena notul? 

Dwi Teguh: Notul yang lain lain berbeda, pak. Itu baru kaitannya dengan ketentuan COO yang  terkait waktu penyerahan.  Saya kira pengguna jasa sudah sangat faham akan hal tsb. Semua pengguna jasa ahli soal kepabeanan.

ISG: Pak, maaf  yang kami dengar bagi PPJK lebih baik mereka submit PIB setelah dokumen  lengkap agar tidak terkena notul?

Dwi Teguh: Tidak benar jika akibat notul penyerahan COO  harus menunggu dokumen lengkap semua. Tetapi memang semua perlu  keyakinan PPJK dalam memastikan dokumennya.

Wilam Chon - Jakarta, 06/05/2018, 20:27

Source: http://indoshippinggazette.com/2018/alfi-pengumumam-bc-soal-ska-tak-bermanfaat-bagi-jalur-merah-kuning



Powered by.
Tentang.

Diawali dengan lahirnya GAFEKSI /INFA (Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Seluruh Indonesia / Indonesian Forwarders Association) pada 25 Juli 1989 sebagai satu- satunya asosiasi yang mengembangkan industri jasa FF dan Kepabeanan di Indonesia