• MyPassion

ALFI Nilai DO Online Sekarang ini Masih Jauh dari Harapan

03 Jul,2018

Pelaksanaan Delivery Order (DO) Online yang dilaunching  Kemenhub belum lama ini, dinilai Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) masih jauh dari harapan dapat mempersingkat waktu mengambilan DO.

Sekum ALFI DKI, Adil Karim mengatakan penerapan DO Online untuk Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak , Makassar serta Pelabuhan  Tanjung Emas, Semarang belum sepenuhnya Online , tapi masih menggunakan email dan telepon.

Dia mengatakan dalam pelaksanaan DO Online mestinya perusahaan pelayaran, terminal dan  pengguna jasa (pemilik barang/kuasanya) serta bank sebagai pendukung harus terintegrasi dalam satu sistem (virtualisasi, otomasi).

Sementara pada DO Online sekarang ini yang sudah terintegrasi dalam sistem hanya beberapa pelayaran dan terminal saja. Proses ini masih belum  bisa memangkas waktu pengambilan DO secara signifikan, tambah Adil dalam percakapan dengan Indonesia Shipping Gazette, Senin (2/7/2018).

 Dia mencontohkan, untuk mengambil DO tersebut, PPJK sebagai kuasa pemilik barang harus membayar biaya penebusan DO secara manual, kemudian bukti bayar serta B/L(telex release) discan  lalu dikirim by email ke perusahaan pelayanaran.

Setelah itu perusahaan pelayaran di telepon untuk beritahu  sudah kirim email. Kalau nasib lagi baik pelayaran langsung proses DO tadi kemudian dikirim lagi  by email ke pemilik barang.

Lalu, print out DO tersebut diberikan pemilik barang kepada PPJK untuk pengurusan  Tila dan pengeluaran barang. Proses ini masih makan waktu cukup lama, ujar Adil

Sekum ALFI DKI itu  sempat menjadi anggota Tim Minilab Kementerian Keuangan bersama Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas (APJP) dan INSA  membahas pelaksanaan DO Online tahun 2014.

Pelaksanaan DO Online harus melibatkan pelayaran, terminal dan pengguna jasa didukung perbankan dalam dalam satu sistem. Semua proses berjalan by sistem tidak ada lagi via email atau sejenisnya, tegas Adil

Kementerian Perhubungan Jumat (29/6)  meluncurkan (Go Live) Aplikasi Inaportnet Barang versi 2.0 dan layanan Delivery Order (DO) Online untuk 4 (empat) Pelabuhan Utama yaitu, Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Makassar serta 1 (satu) Pelabuhan Kelas I yaitu Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

sumber: http://indoshippinggazette.com/2018/alfi-nilai-do-online-sekarang-ini-masih-jauh-dari-harapan

Powered by.
Tentang.

Diawali dengan lahirnya GAFEKSI /INFA (Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Seluruh Indonesia / Indonesian Forwarders Association) pada 25 Juli 1989 sebagai satu- satunya asosiasi yang mengembangkan industri jasa FF dan Kepabeanan di Indonesia