Loading...

Bakal Dongkrak Ekspor, ALFI Dorong Pelabuhan Kontainer Dan Perikanan Disatukan

Category : Events | Sub Category : Internal Posted on 2021-02-24 00:00:00

Share: Facebook | Twitter | Whatsapp | Linkedin


Bakal Dongkrak Ekspor, ALFI Dorong Pelabuhan Kontainer Dan Perikanan Disatukan

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosisasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mendukung program Pemerintah terkait dengan konsep pelabuhan kontainer dan pelabuhan perikanan yang terintegrasi. Begitu juga termasuk di dalamnya kawasan industri dan logistik di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, potensi sumber daya alam di KTI sangat banyak dan beragam. Salah satunya sumber daya perikanan yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan nasional maupun ekspor.

Menurutnya, untuk mendukung hal itu diperlukan sarana dan prasaran yang memadai, sehingga yang berkaitan dengan layanan logistik maupun distribusinya bisa semakin lancar dan efisien.

Berita Terkait : Atasi Penyelundupan, KKP Perketat Pengawasan Perbatasan Singapura

Dengan konsep terintegrasi ini, komoditi dari industri perikanan tersebut juga bisa lebih berdaya saing global, ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/2).

Menurutnya, program tersebut bertujuan memacu perekonomian di kawasan Timur dengan mendorong pengembangan industri pengolahan ikan dan pembangunan pelabuhan terpadu secara bersamaan. Dia juga mengapresiasi program pemerintah dengan penyiapan infrastruktur pelabuhan terpadu di KTI guna membangun ekosistem dan sumber ekonomi baru di kawasan tersebut.

ALFI sangat mendukung konsep pelabuhan kontainer dan pelabuhan perikanan yang terintegrasi termasuk didalamnya ada kawasan industri dan logistik di wilayah tersebut, kata Chairman ASEAN Federation of Forwarders Association (AFFA) itu.

Berita Terkait : KBRI Maputo Terus Upayakan Pemulangan 18 Nelayan WNI

Yukki menilai target Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendirikan fasilitas pengolahan ikan di KTI cukup realistis. KKP menargetkan akan mendirikan setidaknya sebanyak 55 industri pengolahan ikan dalam rencana pembangunan pelabuhan terpadu guna mendukung program Lumbung Ikan Nasional (LIN) di KTI.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan tujuan pembangunan pelabuhan terpadu ini untuk mengintegrasikan proses yang ada dari hulu dengan hilir.

Menurutnya, Pemerintah terus memantapkan pengembangan program LIN di Maluku antara lain melalui rapat koordinasi lintas sektor bersama kementerian dan lembaga guna membahas rencana pembangunan pelabuhan terpadu. [KPJ]

Search
Recent
Leave a Comment: